BIAK | KAMASAN NEWS – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua ke-70, masyarakat setempat menggelar rangkaian kegiatan yang sarat akan nilai budaya dan persaudaraan, salah satunya adalah lomba balap perahu Jonson yang berlangsung meriah di Dermaga Mbromsi.

Kepala Kampung Mbromsi yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Lomba, Metusalak Rumaropen, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi adu cepat di atas air, melainkan sebuah momentum spiritual dan sosial bagi masyarakat.

Melalui keterangan tertulis yang diterima awak media, Metusalak Rumaropen menegaskan bahwa esensi dari peringatan HUT GKI di Tanah Papua ke-70 ini adalah tentang kebersamaan.

“Kami selaku ketua panitia lomba mengingatkan para peserta, bahwa lewat *event* ini kita mempererat kesatuan nelayan Aimando Padaido,” ujar Metusalak Rumaropen.

Lomba balap Jonson di Dermaga Mbromsi diikuti dengan antusiasme tinggi. Adu ketangkasan mendayung dan mengatur kecepatan perahu ini menjadi tontonan yang memukau, sekaligus menyimbolkan semangat, kerja keras, dan solidaritas para nelayan Papua yang selama ini menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat pesisir.

Pada babak final yang mempertemukan para peserta terbaik, persaingan berjalan sangat ketat dan sportif. Akhirnya, dewan juri berhasil menetapkan para pemenang yang berhak membawa pulang tropi kebanggaan.

Riko Rumbiak keluar sebagai juara pertama setelah menunjukkan performa terbaiknya di lintasan Dermaga Mbromsi. Posisi juara kedua berhasil diraih oleh Marthen Wakum, sementara Dois Kafiar harus puas berada di posisi juara ketiga.

Sementara itu, untuk posisi empat besar hingga enam berhasil dilengkapi oleh Thomi Kafiar sebagai juara keempat, Lorens Rumaropen sebagai juara kelima, dan Mansern Rumayauw yang meraih juara keenam.

Pihak panitia berharap, semangat persatuan yang terjalin melalui lomba balap Jonson ini tidak hanya berhenti di Dermaga Mbromsi, tetapi terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan nelayan Aimando Padaido, seiring dengan sukacita peringatan HUT GKI di Tanah Papua ke-70.

(Penulis : Anis/Chris)